Kantong udara yang dikenal sebagai (Inggris:
airbag) merupakan sebuah perangkat keselamatan kendaraan bermotor modern. Dalam kecelakaan lalu-lintas antara
mobil dengan kendaraan lain atau objek tetap, pengemudi dan penumpang dilindungi dengan suatu kantong udara yang mengembang dalam hitungan milli detik.
Pada awalnya kantong udara hanya digunakan pada tempat pengemudi yang ditempatkan di kemudi,
belakangan ini jumlah kantong udara juga digunakan untuk penumpang yang
duduk dikursi depan, dan ada kendaraan yang juga menempatkan pada kursi belakang, termasuk yang ditempatkan di pintu untuk mengantisipasi tabrakan dari samping.
Kantung udara atau bisa disebut dengan airbag pertama kali ditemukan tahun
1951 oleh
Walter Linderer dari Jerman dan
John Hedrik dari Amerika
dan mendapatkan paten paten Jerman# 896312, dimana cara kerjanya
berdasarkan sistem udara terkompresi, akan tetapi tidak cukup cepat
untuk menyelamatkan penumpang kendaraan. Kemudian Allen Breed
pada tahun 1968 menemukan sistem airbag dengan menggunakan sistem
sensor dan keselamatan, dan mematenkan penemuannya dengan hak paten US #
5.071.161, yang merupakan teknologi penginderaan kecelakaan yang
menjadi cikal bakal kelahiran airbag.. Pada tahun 1971, Perusahaan mobil
Ford
mulai bereksperimen dengan airbag dan menggunakannya sejak tahun 1973,
diikuti perusahaan mobil lainnya. Kemudian pada tahun 1998 airbag
menjadi keharusan di Amerika.
Untuk mengembangkan kantong dengan sangat cepat, pada saat terjadi kecelakaan pemicu akan mengaktipkan reaksi kimia
propelant dengan sangat cepat dan menghasilkan
gas N2
dalam waktu yang sangat singkat untuk mengembangkan kantong dan setelah
benturan terjadi. Setelah beberapa saat kemudian kantong akan mengempis
dengan sendirinya sehingga kantong tidak akan mengahalangi pernapasan
korban kecelakaan.
No comments:
Post a Comment